You are currently viewing Santunan Anak Yatim dan Keutamaannya dalam Islam

Santunan Anak Yatim dan Keutamaannya dalam Islam

Islam merupakan agama yang Indah dengan kedamaian yang disampaikan didalamnya. Terlebih jika berbicara mengenai anak yatim, ada banyak ayat yang menjelaskan tentang ayat untuk memberikan santunan dan mencintai anak yatim.

Anak yatim adalah seorang anak yang tidak memiliki ayah disebabkan karena meninggal dunia sebelum mencapai usia dewasa.

Pentingnya Peran Ayah Untuk Anak

Perang seorang ayah untuk tumbuh kembang sang anak sangat besar. Karena ayah merupakan pusat kesejahteraan anak – anaknya. Ayah juga sebagai pelindung, pendisiplinan dan penjaga yang baik.

Anak yang masih kecil tanpa seorang ayah tentu akan kehilangan sosok pelindung baginya. Ayah selain sebagai pelindung juga kepala rumah tangga, yang mana bertanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

Lantas bagaimana jika seorang ayah meninggalkan keluarganya, sedangkan yang materil yang ditinggalkan tidak ada ?

Banyak terjadi anak – anak kecil yang ditinggal orang tuanya harus rela menelan pil pahit tidak bisa sekolah dan kehilangan masa kecil karena harus berjuang memenuhi kebutuhan hidupnya.

Tentu dengan studi itu manfaat dari wakaf pembangunan sekolah yang menawarkan pendidikan gratis bagi anak yatim sangat perlu dikembangkan. Sebagai sarana penyelamatan pendidikan generasi muda bangsa.

Ayat dan Hadist Tentang Menyantuni Anak Yatim

Memperbaiki Keadaan Anak Yatim

Allah SWT berfirman : “ Mereka bertanya kepadamu tentang anak yatim, katakanlah memperbaiki keadaan mereka adalah baik “ ( QS. Al Baqarah 220 )

Harta Dibatasi Karena Tidak Memuliakan Anak Yatim

Pada ayat yang lain, dijelaskan bahwa Allah akan membatasi harta yang diberikan kepadanya karena tidak memuliakan anak yatim.

“ Adapun apabila tuhannya mengujinya, lalu membatasi rezekinya maka dia berkata : “ Tuhanku menghinakanku “. Sekali – kali tidak (demikian) sebenarnya kamu tidak memulaiakan anak yatim “ ( QS. Al Fajr : 16 – 17 )

Orang yang Mendustakan Agama

Dalam QS Al Maun Allah menjelaskan bahwa orang yang mendustakan agama salah satunya ialah penghardik anak yatim.

“ Tahukah kamu ( orang ) yang mendustakan agama ? Mereka itulah orang yang menghardik anak yatim “

Kedudukan Orang yang Menanggung Anak Yatim

Rasulullah bersabda : “ Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) disurga seperti ini. Kemudan beliau mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah dan merenggangkan keduannya “  (HR. Bukhari)

Siapa yang Disebut Sebagai Anak Yatim ?

Anak yatim adalah mereka yang tidak mempunyai ayah, belum baligh dan mereka yang membutuhkan bantuan untuk menunjang kehidupan selanjutnya.

Dalam hal ini beberapa ulama berbeda pendapat.

Ada ulama yang menganggap anak yatim terbatas pada usia yang ditentukan oleh agama yaitu  usia baligh.

Namun ada ulama yang berpendapat bahwa anak yatim tidak terbatas pada usia saja melainkan kemapanan dalam mengelola kemandirian hidup baik secara finansial maupun yang lainnya.

Bagaimana Menyantuni Anak Yatim ?

Memberikan santunan kepada anak yatim adalah sebagai bentuk kepedulian terhadap generasi bangsa.

Ada beberapa jenis santunan kepada anak yatim yang bisa sahabat lakukan yaitu sebagai berikut :

Materil

Bentuk santunan pertama yang bisa sahabat adalah berupa materil. Materil sendiri bisa digunakan untuk menunjang si anak. Seperti kebutuhan dasar ( sembako, uang tunai, pakaian dan lain sebagainya ).

Selain itu memberikan beasiswa pendidikan atau alat sekolah kepada anak yatim juga bisa dilakukan sebagai bentuk santunan materil.

Atau jika ada yang sedang membutuhkan bantuan untuk pembangunan gedung sekolah misalnya, sahabat bisa berpartisipasi agar gedung tersebut bisa terelaisasikan.

Non Materil

Jika sekiranya memberikan materil berupa uang atau lainnya belum bisa, sahabat bisa memberikan bentuk santunan anak yatim dengan yang non materil seperti memberikan kasih sayang, mengajarkan agama, dan lain sebagainya.

Penutup

Demikian tadi beberapa cara untuk memberikan santunan kepada anak yatim. Sahabat juga bisa kok ikut berpartisipasi dalam pembangunan gedung sekolah tahfidz ICMBS di Bandung.

Dengan menyantuni dan menyayangi anak yatim, sahabat sudah ikut ajaran yang Rasulullah ajarkan.

Bahkan sahabat juga dijanjikan masuk surga dan dekat dengan Rasulullah nantinya sebagai hadiah mencintai anak yatim.

Mudah – mudahan bermanfaat.