You are currently viewing MAKNA BULAN RAJAB

MAKNA BULAN RAJAB

Makna Bulan Rajab dalam Islam merupakan salah satu dari empat bulan haram yang dimuliakan Allah SWT.  Bulan Rajab dalam hitungan kelender Hijriyah adalah bulan ke-7. Sebelum adanya pembentukan kalender Hijriyah, bulan Rajab tidak dikenal sebagai bulan ke-7, karena memang belum ada penomoran dan urutan bulan

Arti Penuh Doa dan Harapan Sebelum masa khalifah Umar ibn Khattab di mana kelender Hijriyah itu dibentuk, orang-orang Arab sudah mengenal bulan Rajab sebagai Bulan mulia yang berada sebelum bulan Syaban dan sesudah bulan Jumadal-al-Tsaniyah. Ustadz Ahmad Zarkasih Lc dalam bukunya “Rajab, Keutamaan & Hukumnya” menjelaskan, sebelum Islam datang, bulan Rajab sudah menjadi bulan yang dimuliakan oleh peradaban ketika itu. Salah satu bentuk pemuliaan yang diberikan untuk bulan Rajab adalah haramnya darah ditumpahkan dalam bulan itu. Untuk alasan apa pun.

Abu Nashr al-Farabi menjelaskan dalam kitabnya al-Shihah Taaj al-Lughah (1/133): Rajab artinya mulia; Aku merajabkan sesuatu yakni memuliakannya dan mengagungkannya, dan sesuatu itu mulia. Dan karena itulah Rajab dinamakan RAJAB; karena memang orang-orang terdahulu di zaman jahiliyah memuliakan bulan tersebut dan tidak menghalalkan peperangan. 

Dari Isra Miraj hingga Pembebasan Palestina Karena kemuliaan Rajab juga, orang-orang jahiliyah bukan hanya mengharamkan peperangan, mereka pun memiliki ritual sembelihan ketika masuk bulan Rajab, untuk memberi makan keluarga dan orang-orang sekitarnya; sebagai bentuk pemuliaan dan mengharapkan kemuliaan dari bulan Rajab.  Makna Rajab Sembelihan tersebut biasa disebut dengan istilah “al-rajabiyah”, atau juga “al-‘Atirah”. Itu yang disebutkan oleh Al-Farahidiy dalam kitabnya; Kitab al-‘Ain (6/113).  Ketika Islam datang, kemuliaan itu dipertegas denga banyaknya wahyu serta sabda Nabi Muhammad SAW yang menguatkan bahwa Rajab adalah bulan mulia, yang masuk dalam 4 bulan haram yakni bulan-bulan mulia yang memang dimuliakan oleh Allah SWT dalam wahyu-Nya.  Rajab adalah salah satu bulan dari empat bulan yang disbeut dengan bulan haram; yakni Muharram, Dzulqa’dah, Dzulhijjah, dan Rajab. Dari Abu Bakrah ra, Nabi SAW bersabda: “setahun itu ada 12 bulan, dan di antaranya ada empat bulan mulia, tiga berurutan; Dzul Qa’dah, Dzul Hijjah, Muharram, dan Rajab Mudhar yang ia itu berada antara jumada dan sya’ban”. (Muttafaq ‘alaiyh). Bulan Rajab adalah bulan istimewa. Dalam kitab I‘anatut Thalibin dijelaskan bahwa “Rajab” merupakan derivasi dari kata “tarjib” (الترجيب) yang berarti mengagungkan atau memuliakan.

Sumber https://www.inews.id/

https://www.instagram.com/lazisbaitulquran/ https://www.facebook.com/LazisBaitulQuran