You are currently viewing Bulan Rajab dan Keutamaannya, Jangan Lewatkan Beramal di Bulan Penuh Keistimewaan Ini!

Bulan Rajab dan Keutamaannya, Jangan Lewatkan Beramal di Bulan Penuh Keistimewaan Ini!

Bulan Rajab merupakan salah satu bulan yang istimewa. Oleh karenanya, Ikhwan/Akhwat bisa melakukan beberapa amalan bulan rajab untuk mendapatkan keutamaannya.

Bulan Rajab juga menjadi sangat istimewa karena pada bulan tersebut terjadi peristiwa Isra Miraj. Lantas, apa saja amalan bulan Rajab yang bisa dikerjakan?

Setiap umat Muslim dianjurkan untuk menyambut bulan Rajab dengan kegembiraan dan penuh sukacita. Rasulullah SAW senantiasa memanjatkan doa bulan rajab di bulan istimewa ini.

Baitul Qur’an mengulas mengenai amalan bulan Rajab yang bisa dikerjakan untuk mendapatkan keutamaan bulan Rajab.

1. Melakukan Puasa Rajab

Amalan bulan rajab yang pertama adalah berpuasa. Berpuasa di bulan Rajab merupakan sunnah. Rasulullah SAW selalu berpuasa di bulan Rajab.

Rasulullah pernah bersabda yang artinya sebagai berikut, “Telah menceritakan kepada kami ‘Utsman ibn Hakim al-Anshari berkata, aku bertanya kepada Sa’id ibn Jubair tentang puasa rajab, padahal pada waktu itu di bulan rajab, dia menjawab, aku pernah mendengar Ibn Abbas berkata, Rasulullah saw berpuasa (rajab) terus hingga kami berkata, beliau tidak berbuka, dan (pada waktu yang lain) beliau berbuka hingga kami berkata, nabi tidak puasa.” (HR. Muslim).

2. Melakukan banyak Istighfar

Bulan rajab merupakan bulan permohonan ampun kepada Allah SWT. Melakukan banyak istighfar di bulan Rajab dianjurkan bagi setiap umat muslim untuk memohon ampun atas segala dosa–dosa yang telah diperbuat.

3. Berdoa dan Dzikir

https://lazisbaitulquran.com/keutamaan-doa-di-bulan-rajab/

Berdoa dan dzikir merupakan amalan yang mulia dan untuk senantiasa mengingat kebesaran Allah SWT. Bulan rajab merupakan waktu terkabulnya doa, Allah SWT berfirman yang artinya sebagai berikut:

Mohonlah (berdoalah) kamu kepada Tuhanmu dengan cara merendahkan diri dan cara halus, bahwasannya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas; dan janganlah kamu berbuat kebinasaan di bumi (masyarakat) setelah la baik; dan mohonlah (berdoalah) kamu kepada Allah dengan rasa takut dan loba (sangat mengharap); bahwasannya rahmat Allah itu sangat dekat kepada orang-orang, yang ihsan (Iman kepada Allah dan berbuat kebajikan).”(Q. S. Al A’raaf: 55-56).